

BATURAJA, Tidak terasa waktu Pemilihan Kepala Daerah khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) telah di depan mata. Yang terpenting adalah pemilihan Kepala Daerah Bupati atau Wakil Bupati diharapkan menghasilkan pemimpin yang mengerti, mengenal, dan di kenal oleh daerahnya, begitu juga dengan masalah moralitas dan kapabilitasnya. Pilkada merupakan jembatan untuk menemukan pemimpin yang benar-benar bermutu untuk daerahnya. Pilkada yang akan digelar pada tanggal 5 Juni 2010 mendatang merupakan tugas kita semua sebagai warga negara yang baik untuk menyambutnya dengan tetap menjaga kerukunan, kekompakan, dan persatuan/kesatuan agar pelaksanaan pilkada tahun ini berjalan dengan aman, lancar dan kondusif. Adapun beberapa tips memilih kepala daerah bagi masyarakat yang masih awam atau bingung menentukan pilihan, kami sajikan beberapa tips berikut agar nantinya tak salah pilih :
1. MEMILIKI MORALITAS DAN AGAMA YANG KUAT : Seorang pemimpin tanpa bekal moral dan agama yang kuat, sulit berprilaku jujur, mengasihi, dan menghormati rakyat. Dengan sandaran Agama dan moral yang kuat dia toleran dan mampu menyatukan perbedaan, sebagai modal membangun daerah.
2. BUKAN TANGAN PANJANG ALIAS SUKA KORUP : Apa bahayanya Korupsi ...? Jelas merugikan kantong rakyatdan negara. Pemimpin yang korup biasanya abai dengan apayang diderita rakyat. Sebab, biasanya dana yang tidak dikorupsi akan masuk ke kas negara. Lalu diputar untuk membangun fasilitas rakyat, memberi subsidi pendidikan, kesehatan dan sebagainya. Korupsi membuat high coast economy alias ekonomi tinggi, yang membuat investor enggan menanam modal dan harga melambung tinggi. Nah apa mau, rakyat memilih pemimpin daerah yang tukang nilep duit rakyat ...?
3. UTAMAKAN PUTRA DAERAH ATAU ORANG YANG DIKENAL DAN MENGENAL DAERAHNYA : Ini bukan masalah rasisme atau cinta golongan yang berlebihan. Atau bila putra daerah tak memenuhi syarat lebih baik memilih orang yang dikenal dan mengerti benar masyarakat setempat. Memilih putra daerah, dengan harapan putra daerah lebih mengenal kebutuhan daerahnya untuk lebih maju ketimbang daerah lain. Lagipula, bumiputera relatif lebih diterima memimpin rakyat setempat ketimbang orang luar.
4. MEMILIKI JIWA NASIONALISME YANG KUAT : Seorang nasionalisme lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Di samping itu mereka bisa mengayomi perbedaan yang terjadi antar suku, agama, ras, dan golongan. Seorang nasionalis selalu berfikir agar negara dan daerahnya maju, dengan cara mengatur, mengelola, dan mendistribusikan sumber daya alam dan sumber daya manusia secara mandiri, tanpa menjual negara kepada pihak asing. Mereka relatif mampu kreatif dengan sumber daya lokal untuk maju. Mereka, biasanya, menggalang kerjasama dengan pihak asing sebagai bentuk kemitraan, agar nantinya mampu berdiri sendiri. Tipikal pemimpin seperti inilah yang mampu mengentaskan daerah dari kebuntuan birokrasi.
5. MEMILIKI MANAJERIAL YANG BAGUS DAN SIFAT KEPEMIMPINAN : Seorang kepala daerah tak ubah halnya seperti seorang manajer. Dia mesti sanggup mengelola daerahnya untuk mendatangkan kesejahteraan rakyatnya. Dia harus siap mengelola potensi daerahnya untuk kemaslahatan bersama. Seorang manajer dia harus bertindak sebagai pemimpin yang lentur tapi tegas, pun cerdik. Sehingga dia dapat mengatur bawahannya, bergerak sejalan dengan program pembangunannya.
Inilah 5 tips yang minimal dimiliki oleh calon kepala daerah yang akan kita pilih, memang sulit mencari pemimpin yang ideal, namun kita semua jangan putus asa kita dapat memantaunya dari keseharian calon kepala daerah, dengan menggali informasi dari media massa, dari mulut ke mulut atau mengenalnya secara langsung. Demikian, semoga masukan ini bermanfaat bagi kita semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar